Langganan Artikel

Follow Now.....!

Senin, 27 Februari 2012

Haruskah Jujur Saat Selingkuh?

THE DAILY MAIL Meskipun menyakitkan, perselingkuhan bisa menjadi kesempatan untuk mengevaluasi hubungan Anda dan pasangan. Artikel Terkait: Bedanya Anda dan Dia Menghadapi Perselingkuhan 3 Hal yang Memicu Perselingkuhan 4 Lokasi Favorit Pria untuk Selingkuh Tiga dari Dua Pria Eksekutif Selingkuh! Begini Gaya Baru Pria Selingkuh KOMPAS.com - Ketika seorang teman merebut kekasih Anda, Anda tentu merasakan sakit hati yang luar biasa. Dalam hati, Anda pun berharap hubungan mantan Anda dan kekasih barunya ini tak berjalan lama. Tetapi bagaimana sebenarnya "peluang" pasangan selingkuh untuk mendapatkan hubungan yang langgeng? Kalau kita mengingat kisah-kisah percintaan selebriti, memang ada pasangan selingkuh yang berhasil bertahan hingga sekarang. Brad Pitt, misalnya, berpisah dengan Jennifer Aniston pada tahun 2005 untuk hidup bersama rekan mainnya di Mr and Mrs Smith, Angelina Jolie. Eddie Cibrian, bintang Law & Order, meninggalkan Brandi Glanville, istri yang sudah dinikahinya selama 9 tahun, untuk menikahi Leann Rimes, pasangan mainnya di Northern Lights. Dean McDermott juga menceraikan istrinya selama 12 tahun agar bisa bersama kekasih yang baru dikenalnya tiga minggu: Tori Spelling. Tetapi, ada juga pasangan selingkuh yang tidak bertahan lama. Jennifer Lopez, yang menggugat cerai suaminya, Cris Judd, setelah bertemu Ben Affleck di film Gigli, ternyata membatalkan pernikahannya dengan Affleck pada detik terakhir. Billy Crudup, meninggalkan pasangannya yang sedang hamil tujuh bulan, untuk bersama Claire Danes, rekan mainnya di film Stage Beauty. Toh, hubungan ini pun tak bertahan lama. Selingkuh sudah dianggap biasa? Majalah Men's Health terbitan 2003 pernah memuat artikel yang menyebutkan bahwa satu dari 20 pria mengaku berselingkuh. Sedangkan pada tahun 2004, satu dari 22 wanita juga mengakui hal yang sama di majalah O: The Oprah Magazine. “Affair itu bisa terjadi kapan saja kok, selama ada ketakutan atau kurangnya keintiman," kata Jena Ledson, ahli psikoterapi dari Toronto. “Perselingkuhan bisa terjadi dalam hubungan seperti kumpul kebo, perkawinan, ada anak, atau ketika hubungan sedang retak." Haruskah jujur pada pasangan? Ya, mestikah kita mengungkapkan hal yang terjadi pada pasangan, ketika kita berselingkuh? Menurut Ledson, perselingkuhan bisa menjadi masalah berat ketika pasangan memutuskan untuk tetap bersama, mengakui perbuatan selingkuhnya, dan bertanggungjawab atas terjadinya perselingkuhan tersebut. Jadi, apapun keputusan Anda paska perselingkuhan, hal itu akan tetap membekas. Si dia mungkin memutuskan meninggalkan selingkuhannya untuk tetap bersama Anda, namun Anda pasti tetap dihantui perasaan cemas bahwa ia akan kembali mendua. Karena itu ketika Anda bersedia menerima pasangan setelah ia mengakui perbuatannya, Anda juga harus menerima pula risiko seperti ini. Harus terbuka Tanpa perselingkuhan, menikah sebenarnya sudah merupakan "tugas" yang sulit. Anda harus bekerja keras untuk menjaga keharmonisan hubungan Anda. Dalam beberapa kesempatan, Tori Spelling mengakui bahwa ia kerap merasa risau. “Mengingat sejarah hubungan kami, aku sering khawatir Dean akan berselingkuh," katanya pada majalah People. "Kalau telepon berdering, dan ada suara wanita di seberang, aku pasti langsung bertanya apakah ia (Dean) sedang selingkuh." Jalan terbaik, menurut Ledson, adalah saling berdialog dengan pasangan mengenai ketidaknyamanan yang dirasakan dalam hubungan. Dan, hal ini harus dilakukan sebelum terjadi perselingkuhan, lho! “Kalau pasangan bersedia terbuka dan jujur mengenai saat-saat baik dan buruk, pernikahan lebih berpeluang untuk bertahan," jelasnya. Bisakah langgeng? Mengingat dirinya pun masih menikah dengan Dean Sheremet ketika bertemu Cibrian, Leann Rimes memutuskan untuk tidak berharap terlalu banyak dengan hubungan barunya. Ia dan Cibrian saling mengingatkan bahwa mereka mungkin saja tidak berjodoh. "Namun, hal itu justru telah membawa kami ke tempat dimana kami berada sekarang, dan kami bahagia karena telah menikah," katanya. Meskipun perselingkuhan mungkin saja bisa menyakitkan, kondisi itu juga bisa menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kembali hubungan Anda dan pasangan. Apa yang salah dengan hubungan Anda selama ini? Mengapa ia berselingkuh dari Anda? Dengan demikian, ketika Anda memutuskan untuk memaafkan pasangan yang selingkuh, entah dengan menerimanya kembali atau mengikhlaskannya untuk bersama orang lain, ada pelajaran berharga yang Anda dapat pasitikan
 Sumber: Chiliblub

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More